Facebook Berburu Perusahaan Cybersecurity - Berita Internetku

Breaking

Tuesday, 23 October 2018

Facebook Berburu Perusahaan Cybersecurity



Facebook akhir-akhir ini sedang menjadi sorotan terkait kasus peretasan puluhan juta akun. Kini Facebook ingin semua penggunanya yang berjumlah miliaran mengetahui bahwa pihaknya peduli mengenai peningkatan keamanan di tengah pelanggaran keamanan besar.


Dilansir laman Cnet, Senin (22/10/2018), tampaknya raksasa media sosial tersebut siap untuk menghabiskan sejumlah uang untuk mengakuisisi perusahaan cybersecurity besar untuk mewujudkan keamanan pada platform-nya. Facebook telah mendekati beberapa perusahaan keamanan tentang kemungkinan akuisisi tersebut.

The information melaporkan dan mengutip dari sumber yang sangat mengetahui tentang permasalahan ini bahwa terdapat kemungkinan target pengambilalihan tersebut tidak diidentifikasi, namun media teknologi lainnya mengatakan bahwa kesepakatan tersebut akan diumumkan segera setelah akhir tahun.

Dorongan Facebook untuk memperkuat keamanannya datang kurang dari sebulan setelah perusahaan mengalami pelanggaran keamanan terbesar dalam sejarahnya. Jaringan sosial yang awalnya dicurigai sebanyak 50 juta akun pengguna tetapi nyatanya terdapat data informasi pribadi 29 juta pengguna, termasuk nomor telepon, alamat email dan pencarian terbaru.

Menurut Wall Street Journal, Facebook secara tentatif menyimpulkan bahwa spammer yang menyamar sebagai perusahaan pemasaran digital berada di balik pelanggaran keamanan besar-besaran, dan bukan peretas yang bekerja untuk negara-bangsa. Facebook mengatakan itu bekerja dengan FBI, yang meminta untuk tidak membahas siapa yang mungkin berada di balik serangan itu atau apakah mereka menargetkan siapa pun secara khusus. Tapi juga dikatakan tidak ada alasan untuk percaya bahwa pelanggaran itu terkait dengan pemilihan paruh waktu AS yang akan datang.

Penyerang mengeksploitasi kode yang terkait dengan fitur yang memungkinkan mereka mencuri "token akses" yang dapat digunakan untuk mengambil alih akun orang. Para penyerang juga menggunakan teknik yang memungkinkan mereka mencuri akses akun dari teman-teman yang sudah mereka kontrol, dan memperluas jangkauan mereka.

No comments:

Post a Comment